MIYAZAKI/AKITA/KAGOSHIMA, Jepang — Dengan meningkatnya biaya perjalanan internasional, daerah-daerah yang kurang terjamah di Jepang kini berusaha menarik perhatian wisatawan domestik. Setelah pandemi dan dengan situasi ekonomi yang tidak menentu, banyak warga Jepang yang memilih untuk tidak bepergian ke luar negeri. Sebagai alternatif, mereka kini melirik destinasi wisata dalam negeri, terutama yang menawarkan keindahan alam dan budaya lokal yang masih terjaga.
Region seperti Miyazaki, Akita, dan Kagoshima, yang sebelumnya kurang dikenal di kalangan wisatawan, mulai mempromosikan keunikan masing-masing. Misalnya, Miyazaki dikenal dengan pantai yang indah dan iklim yang hangat, sedangkan Akita menawarkan pemandangan pegunungan dan festival budaya yang kaya. Kagoshima, di sisi lain, terkenal dengan keindahan alamnya yang dramatis dan sumber air panas.
Pemerintah setempat dan pengusaha pariwisata bekerja sama untuk mengembangkan paket wisata yang menarik dan terjangkau. Mereka juga meningkatkan fasilitas dan infrastruktur untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung. Dengan program-program promosi yang menggugah selera, mereka berharap dapat menarik wisatawan yang sebelumnya memilih untuk pergi ke luar negeri.
Di tengah ketidakpastian biaya perjalanan internasional, Jepang pedesaan menawarkan pengalaman yang tidak kalah menarik. Menikmati keindahan alam, mencicipi kuliner lokal, dan berinteraksi dengan budaya setempat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Selain itu, mereka juga mengharapkan pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata domestik yang semakin meningkat.
Wisatawan domestik yang merencanakan liburan kini memiliki banyak pilihan untuk menjelajahi keindahan Jepang, tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi untuk perjalanan luar negeri. Dengan cara ini, diharapkan bahwa kabupaten dan kota kecil dapat kembali pulih dan berkembang melalui pariwisata yang lebih berkelanjutan dan inklusif.