Final Wimbledon 2023 akan mempertemukan unggulan pertama Jannik Sinner dan unggulan kedua Alexander Zverev pada hari Minggu, dengan gelar juara di tangan. Meskipun peringkat mereka sangat dekat, Sinner memiliki keunggulan berdasarkan catatan pertemuan mereka di beberapa tahun terakhir, di mana ia sukses mengalahkan Zverev dalam sembilan pertemuan terakhir. Selain itu, Sinner merupakan juara bertahan dan menunjukkan performa gemilang, termasuk saat mengalahkan Novak Djokovic di semifinal.
Zverev baru saja meraih gelar juara Grand Slam pertamanya di Prancis Terbuka sebulan lalu. Pertanyaannya, apakah momentum tersebut dapat membawanya meraih trofi lain? Para ahli memberikan analisis mengenai peluang kedua pemain.
Menurut D’Arcy Maine, Sinner tidak perlu mencari jauh-jauh untuk menemukan cara mengalahkan Zverev. Ia telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam pertandingan sebelumnya, mencatatkan 88% keberhasilan pada servis pertamanya dan tidak memberikan kesempatan bagi Djokovic untuk bangkit. Dengan ketenangan dan konsistensi yang ditunjukkannya, Sinner diprediksi tidak akan kesulitan untuk mempertahankan gelar di All England Club.
Bill Connelly menambahkan bahwa Sinner hanya perlu mengingat bahwa ia sedang menghadapi Zverev. Dengan sembilan kemenangan beruntun dan tanpa menghadapi break point dalam dua pertemuan terakhir, Sinner memiliki keunggulan yang signifikan. Jika ia dapat menjaga performanya seperti saat menghadapi Djokovic, Zverev akan kesulitan untuk mencuri set dari Sinner.
Nate Saunders menekankan bahwa jika Sinner mampu mempertahankan tingkat performanya, ia berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan gelar. Sinner dikenal mampu mengendalikan tempo permainan, dan jika ia berhasil membuat Zverev frustrasi, pertandingan bisa cepat berpihak kepadanya. Sinner memiliki kemampuan luar biasa dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Sementara itu, Simon Cambers menyarankan agar Sinner terus melakukan apa yang telah berhasil dalam pertemuan sebelumnya melawan Zverev. Jika ia bermain dengan baik seperti saat melawan Djokovic, kemenangan akan menjadi miliknya. Sinner juga bisa memanfaatkan permainan net dan drop shot jika diperlukan.
Di sisi lain, Zverev menghadapi tantangan besar untuk meraih kemenangan. Menurut Maine, Zverev harus menunjukkan performa hampir sempurna pada hari Minggu. Momen kepercayaan diri setelah meraih gelar di Prancis Terbuka bisa menjadi motivasi tambahan. Menghilangkan label sebagai pemain terbaik tanpa gelar Grand Slam juga bisa membantunya bermain lebih lepas.
Connelly menekankan pentingnya servis Zverev. Ia harus tetap konsisten dalam melakukan servis yang mengesankan untuk memiliki peluang mengalahkan Sinner. Jika ia dapat menggabungkan semua kemampuannya dan berharap Sinner tidak dalam kondisi terbaik, Zverev masih memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan dalam final ini.