Mangkunegaran Run kembali digelar pada tahun ini sebagai salah satu rangkaian merayakan Ulang Tahun Pura Mangkunegaran yang ke-269, berlangsung dari 1 hingga 3 Mei 2026. Dengan semangat yang tinggi, ribuan peserta mulai mengambil paket perlombaan atau race pack hari ini, menandai antusiasme yang besar menjelang perlombaan yang akan dilaksanakan pada Minggu, 3 April 2026.
Proses pengambilan race pack berlangsung di Pura Mangkunegaran, di mana peserta dapat mengambilnya pada tanggal 1 dan 2 Mei 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga 19.00 WIB. Sejak pembukaan, sekitar 1.500 peserta telah mengambil race pack dalam rentang waktu tiga jam pertama.
Fina, salah satu peserta yang akan mengikuti kategori lari 5K, mengungkapkan bahwa proses pengambilan berlangsung cepat dan efisien. “Ini nggak antre sih jadi enak ya cepat. Petugasnya juga ramah dan sangat membantu,” ujarnya. Fina juga mencatat bahwa tahun ini ia kembali mengikuti ajang ini setelah berpartisipasi pada tahun lalu, dan merasa rutenya lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Temannya, Ayu, juga tampak antusias saat mengambil race pack. “Saya sudah melihat isinya, kebanyakan minuman, ada juga counterpain, mi instan, gel, dan biskuit. Isinya lebih banyak dari tahun lalu,” ungkap Ayu. Sebagai warga Solo, ia berharap acara ini dapat terus diadakan setiap tahun dan semakin sukses.
Peserta lain, Yanto, yang baru pertama kali ikut, juga merasakan kemudahan saat mengambil race pack. “Prosesnya cepat, paling hanya dua menit. Semoga acara lari Minggu nanti berjalan lancar,” harapnya. Yanto telah mempersiapkan diri dengan berlatih berlari agar tetap fit saat perlombaan dimulai.
Tahun ini, Mangkunegaran Run diikuti oleh 7.700 pelari, jumlah yang meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya diikuti oleh 5.000 peserta. Menurut Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegaran X atau Gusti Bhre, rute lari tahun ini telah disertifikasi oleh Badan Atletik Dunia untuk memastikan keamanan dan akurasi lintasan. Sertifikasi tersebut dilakukan oleh Kim Vivan, perwakilan dari Badan Atletik Dunia yang langsung datang ke Solo.
“Sertifikasi ini memastikan jarak lintasan akurat, permukaan aman untuk mengurangi cedera, serta diakui secara internasional, yang penting untuk validasi rekor dunia maupun catatan waktu resmi atlet,” jelas Gusti Bhre. Melalui ajang ini, Mangkunegaran ingin menciptakan kegiatan yang tidak hanya seremonial tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Mangkunegaran Run dirancang sebagai ruang kebersamaan yang menggabungkan olahraga, budaya, dan interaksi sosial dalam satu pengalaman terbuka untuk semua kalangan.
Acara Mangkunegaran Run akan dimulai di Stadion Manahan Solo dan berakhir di Pura Mangkunegaran. Area start akan dibuka pada pukul 03.00 WIB dengan pelari 21K memulai perlombaan pada pukul 04.45 WIB, diikuti pelari 10K pada pukul 05.00 WIB, dan pelari 5K pada pukul 05.25 WIB.
Dampak Acara Terhadap Masyarakat
Acara seperti Mangkunegaran Run tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana promosi budaya dan pariwisata kota Solo. Dengan meningkatnya jumlah peserta, diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, termasuk peningkatan kunjungan wisatawan yang ingin menyaksikan atau berpartisipasi dalam acara ini.
Kesimpulan
Mangkunegaran Run 2026 menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta dengan peningkatan jumlah pelari. Dengan dukungan sertifikasi dari Badan Atletik Dunia, acara ini diharapkan tidak hanya sukses secara lokal tetapi juga diakui secara internasional. Melalui kegiatan ini, harapan akan terciptanya komunitas yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya olahraga semakin mendekati kenyataan.