Nasional

PSI Dukung Lawatan Jokowi ke Daerah, Apa Motifnya?

PSI dukung lawatan Jokowi ke daerah, sebagai upaya konsolidasi politik menjelang Pilpres 2029.

PSI dukung lawatan Jokowi ke daerah untuk konsolidasi politik

Partai Solidaritas Indonesia () mengumumkan bahwa Presiden Joko Widodo ke berbagai daerah di Indonesia merupakan inisiatif dari partai tersebut. Juru Bicara PSI, Faldo Maldini, menegaskan bahwa rencana kunjungan Presiden ini adalah bagian dari komitmen yang disampaikan saat Rapat Kerja Nasional di Makassar, Sulawesi Selatan. Dengan demikian, PSI akan berperan aktif dalam setiap kunjungan yang dilakukan oleh Jokowi sepanjang tahun ini.

Faldo menyampaikan, “Kami adalah pihak yang mengundang, mempersiapkan, dan memastikan kelancaran kunjungan agar Presiden dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat bersama kader PSI.” Hal ini menunjukkan keseriusan PSI dalam mendukung agenda pemerintahan Jokowi, meskipun Faldo menekankan bahwa kunjungan tersebut tidak berhubungan dengan spekulasi luar atau konflik yang pernah ada. PSI berkomitmen untuk menjaga agar agenda di lapangan selama kunjungan Presiden terukur dan terencana.

Lebih lanjut, Faldo menyebut bahwa Jokowi telah memberikan instruksi kepada PSI untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput, dan proses konsolidasi ini diharapkan selesai pada akhir tahun ini. Meskipun Jokowi tidak memiliki hubungan politik resmi dengan PSI setelah dipecat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada akhir 2024, Faldo meyakini bahwa kehadiran Presiden dalam acara-acara partai di daerah akan memberikan energi positif bagi mesin partai.

“Kegiatan ini adalah murni untuk konsolidasi kekuatan di daerah dan mendukung agenda keberlanjutan nasional,” imbuhnya. Peneliti dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia, D. Nicky Fahrizal, menilai lawatan Jokowi ini sebagai langkah investasi politik menjelang Pemilu 2029. Menurutnya, sebagai seorang politikus yang tidak konvensional, Jokowi memiliki peluang unik untuk membangun dukungan tanpa terikat pada partai politik tertentu.

Nicky juga mencatat bahwa Jokowi memiliki keterikatan emosional dengan banyak relawan, termasuk kelompok Projo, yang bisa mendukung langkah politiknya. Meskipun Jokowi memiliki akses ke banyak tokoh politik nasional, Nicky memprediksi bahwa ia tidak akan membentuk partai politik baru untuk menghadapi , karena biaya yang terlalu besar. Sebaliknya, Jokowi diperkirakan akan mengumpulkan suara melalui cara-cara yang tidak konvensional.

Nicky juga memproyeksikan bahwa dukungan yang didapatkan Jokowi akan menguntungkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, pada Pilpres mendatang. Gibran secara aktif berinteraksi dengan masyarakat melalui kunjungan ke daerah, yang akan menjadi modal politik yang penting bagi dirinya. “Kunjungan Jokowi ke daerah akan menjadi langkah awal yang baik untuk Gibran,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *